Penelitian dilatarbelakangi oleh minimnya program layanan bimbingan di sekolah dasar, terutama dalam upaya peningkatan kecerdasan spiritual. Penelitian ditujukan untuk menguji keefektifan layanan bimbingan dan konseling aktualisasi diri untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa sekolah dasar, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dengan disain non-equivalent pretest-posttest control group design. Penelitian dilaksanakan melalui empat tahapan sebagai berikut : studi pendahuluan, uji rasional layanan, pelaksanaan layanan, dan pengungkapan akhir untuk melihat keefektifan pemberian layanan. Hasil penelitian menunjukan 1) kecerdasan spiritual siswa secara umum berada pada kategori cukup cakap, 2) rumusan layanan bimbingan dan konseling aktualisasi diri cukup mewakili untuk diujicobakan dalam rangka meningkatkan kecerdasan spiritual, 3) layanan bimbingan dan konseling aktualisasi diri efektif untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Layanan bimbingan dan konseling aktualisasi diri direkomendasikan untuk dipertimbangkan sebagai salah satu kerangka kerja dalam pengembangan dan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa sekolah dasar
Copyrights © 2013