Ilmu Pengetahuan Alam adalah pembelajaran yang dilaksanakan di semua jenjang pendidikan, karena peserta didik dapat mempelajari diri sendiri dengan berhubungan pada alam sekitar lalu mengembangkan lebih jauh agar bisa diterapkan dalam kehidupan nyata. Hasil belajar IPA adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajar pada mata pelajaran IPA. Nilai hasil belajar adalah refleksi dari hasil pencapaian siswa pada segi kognitif (Pengetahuan), afektif (Sikap), maupun psikomotor (Keterampilan). Siswa akan memiliki kemampuan kognitif menjadi 7 tingkatan yaitu 1) mengingat (C1), proses pembelajaran dengan model Take and Give yang didukung oleh media kartu dapat melatih kecepatan siswa dalam berpikir cepat pada materi Sumber Daya Alam hayati dan non hayati. Contoh Sumber Daya Alam hayati yaitu tumbuhan dan hewan, kemudian contoh Sumber Daya Alam non hayati yaitu tambang, minyak bumi, tanah dan udara. 2) memahami (C2), menggunakan model Take and Give siswa akan mudah memahami contoh manfaat Sumber Daya Alam bagi manusia, 3) menerapkan (C3), siswa melakukan praktek langsung dalam proses pembelajaran pada Sumber Daya Alam. 4) menganalisis (C4), materi yang disajikan dalam bentuk kartu akan melatih siswa untuk menganalisa Sumber Daya Alam yang dapat diperbarui dan tidak dapat diperbarui. 5) mengevaluasi (C5), pada tahap untuk mengevaluasi keberhasilan siswa, guru dianjurkan memberikan pertanyaan yang tidak sesuai dengan kartu yang dipegang oleh setiap siswa, melainkan kartu milik temannya, kemudian siswa ditugaskan untuk mengamati Sumber Daya Alam hayati dan non hayati di rumah masing-masing beserta manfaatnya. 6) mencipta (C6), dengan model pembelajaran Take and Give dapat mendorong seluruh siswa menjadi lebih berkembang dan aktif dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2021