Jurnal Farmasi Sains dan Praktis
Vol 4 No 2 (2018)

UJI TOKSISITAS DAUN BELUNTAS (Pluchea Indica Less), DAUN KEMANGI (Ocimum Basilicum L.), KULIT BIJI JENGKOL (Archidendron Pauciflorum) DAN KULIT RIMPANG KENCUR (Kaempferia Galanga Linn.) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)

Antonius Padua Ratu (Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor)
Wirasti Wirasti (STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan)



Article Info

Publish Date
02 Nov 2018

Abstract

Metode BSLT merupakan salah satu cara yang cepat dan murah untuk skrining toksisitas dariekstrak tanaman dengan menggunakan hewan laut yaitu larva udang Artemia salina Leach. Metodeini sering dikaitkan dengan metode penapisan senyawa antikanker. Berdasarkan alasan tersebut,maka uji ini sangat tepat digunakan dalam mengawali penelitian bahan alam. Selain BSLT, jugadilakukan penapisan fitokimia. Hasil penelitian dengan metode BSLT dari ekstrak etanol daunbeluntas, kulit biji jengkol, daun kemangi, dan kulit rimpang kencur menunjukkan LC50 masingmasingsebesar 80,33 mg/L, 39,81 mg/L, 46,42 mg/L, dan kurang dari 10 mg/L. Hasil penapisanfitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun beluntas dan kemangi terdapat flavonid, ekstraketanol kulit biji jengkol dan kulit rimpang kencur terdapat alkaloid. Ekstrak etanol kulit rimpangkencur menunjukan aktivitas tertinggi, maka perlu dilakukan isolasi dan identifikasi sehinggadiperoleh senyawa aktif.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

pharmacy

Publisher

Subject

Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Farmasi Sains dan Praktis aims to serve the updated scientific knowledge for international researchers in pharmaceutical sciences. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis (JFSP) publishes review article, original article, as well as short communication in the all scopes of Pharmaceutical Science ...