Berita Kedokteran Masyarakat
Vol 33, No 4 (2017)

Indeks massa tubuh dan kejadian diabetes melitus pada penduduk dewasa di Indonesia: analisis data IFLS tahun 2015

Nine Luthansa (Departemen Biostatistik, Epidemiologi dan Kesehatan Populasi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada)
Dibyo Pramono (Bagian Ilmu Kedokteran Gigi Preventif dan Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2017

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya makin meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu faktor risiko yang cukup mendapat banyak perhatian adalah berat badan berlebih atau obesitas. Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah salah satu metode untuk menentukan status gizi seseorang, dimana dapat menentukan apakah seseorang masuk kategori kurus, normal, berat berlebih, atau obesitas, sehingga dapat dilihat risikonya terhadap penyakit DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan kejadian DM pada penduduk usia dewasa di Indonesia.Metode: Penelitian cross sectional dilakukan menggunakan data Indonesia Family Life Survey gelombang ke-5 (IFLS5) yang merupakan kerjasama dari RAND corporation dan Survey Meter. Uji chi square dan regresi logistik digunakan untuk menganalisis hubungan antara IMT dengan kejadian DM. Indeks massa tubuh didapatkan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan pada responden berusia >18 tahun. Informasi mengenai kejadian DM diperoleh dari wawancara terhadap responden.Hasil: Terdapat 22.647 subyek yang memenuhi kriteria penelitian. Proporsi DM pada penelitian ini adalah 2,89%. Orang dengan IMT gemuk memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami DM dibanding orang dengan IMT kurang atau kurus (OR= 3,15; 95%CI=2,05- 4,82). Setelah dilakukan penyesuaian terhadap variabel jenis kelamin, umur, dan tingkat pendidikan, risiko tersebut tetap signifikan (OR= 3,29; 95%CI= 2,14-5.065).Kesimpulan: Indeks massa tubuh berhubungan dengan kejadian diabetes melitus, dimana orang dengan IMT berlebih atau gemuk memiliki risiko lebih besar mengalami DM dibandingkan orang dengan IMT kurang atau kurus.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

bkm

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Berita Kedokteran Masyarakat (BKM Public Health and Community Medicine) is a peer-reviewed and open access journal that deals with the fields of public health and public medicine. The topics of the article will be grouped according to the main message of the author. This focus covers areas and scope ...