Tujuan: melakukan evaluasi program GKPD di DIY menggunakan dimensi Reach dan Effectiveness dengan kerangka kerja RE-AIM. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode evaluasi kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus deskriptif, yang dilaksanakan pada 3 desa di DIY yaitu Desa Pandowoharjo, Desa Sendangsari dan Desa Mangunan pada Bulan Januari – Mei 2020. Sebanyak 73 informan dipilih secara purposive yaitu pihak yang mempunyai kekayaan informasi terkait pelaksanakan program GKPD. Pengumpulan data dilakukan dengan 6 kali FGD, 16 wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Untuk menjamin kredibilitas data, maka dilakukan triangulasi, member checking dan peer debriefing. Hasil: Reach: program melibatkan perangkat desa, perwakilan masyarakat, penyedia pangan di desa serta instansi kesehatan dengan faktor yang mendorong keterlibatan adalah kondisi keamanan pangan desa dan harapan manfaat program dan faktor penghambat adalah pembatasan jumlah peserta, kondisi kader/komunitas serta kendala teknis. Effectiveness: program GKPD meningkatkan pengetahuan kader/komunitas yang terlibat namun praktik keamanan pangan belum dijalankan secara konsisten dengan faktor yang berkontribusi adalah keterbatasan sarana/prasarana, SDM, adanya kader yang kurang aktif serta paparan keamanan pangan yang singkat. Simpulan: Perlu desain program pelatihan yang lebih efektif sehingga praktik keamanan pangan akan lebih konsisten dan perlu adanya monitoring secara berkala.
Copyrights © 2020