Adanya berbagai macam agama dan kepercayaan di Indonesia, dengan sendirinya menimbulkan berbagai macam pemahaman terhadap sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Kenyataan ini tidak bisa dihindari, karena tiap-tiap agama mendasarkan pada konsepsi dan ajaran agamanya sendiri. Apalagi masing-masing agama memiliki kitab sucinya sendiri. Hal ini seringkali menimbulkan perdebatan serius antara penganut agama yang satu dengan yang lain bahkan tidak jarang menimbulkan perselisihan. Kenyataan ini pula yang sering memojokkan dan mencap kekristenan sebagai agama politheis. Menjadi pertanyaan adalah, benarkah kekristenan merupakan agama politheis? Benarkah Allahnya tiga? Benarkah keesaan dalam kekristenan sama sekali tidak masuk akal? Atau justru sebaliknya kekristenan merupakan monotheisme yang benar? Atas dasar inilah penulis mengangkat pokok ini sebagai usaha memberikan penjelasan, uraian dan jawaban terhadap mereka yang belum memahami konsepsi keesaan menurut Alkitab.
Copyrights © 2020