Proses membimbing siswa di sekolah yang dilakukan oleh guru tidak saja secara akademik tetapi juga membimbing siswa untuk memiliki sikap dan karakter yang baik. Oleh karena itu guru perlu tahu metode yang tepat untuk proses pembimbangan kepada siswa. Teori Skinner adalah salah satu motode untuk menolong guru dalam membimbing siswa karena dalam teori Skinner terdapat penguatan (reinforcement), hukuman (punishment), pembentukan (shaping). Tetapi terkadang masih banyak guru yang hanya memberikan hukuman saja kepada siswa yang bermasalah tanpa memberikan penguatan dan pembentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui arti dari teori B.F. Skinner supaya guru-guru di sekolah dapat menerapkan teori ini untuk membimbing siswa di sekolah. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian dekriptif, yang ditindaklanjuti dengan penelitian lapangan dengan cara mengumpulkan data dan melakukan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian penulis, masih banyak guru-guru yang belum memahami teori Skinner ini dan ada juga guru yang masih beranggapan bahwa memberikan hukuman itu wajib sedangkan penguatan dan pembentukan tidak perlu.
Copyrights © 2022