JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN
Vol 22, No 2 (2016)

PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN METAKOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS MATEMATIS DAN SIKAP POSITIF SISWA SMP

Kms. Muhammad Amin Fauzi (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Jul 2017

Abstract

enelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran daninstrumen kemampuan berpikir logis dan sikap positif siswa SMP melalui ModelPembelajarandengan Pendekatan Metakognitif (Model-PDPM) di SumateraUtara. Tujuan khusus penelitian ini adalah: (1) Menganalisa penalaran di levelkualitatif, aditif, pra-multiplikatif, multiplikatif implisit, dan multiplikatif dansikap positif dalam setiap pokok bahasan matematika di tingkat sekolah menengahpertama (2) Mengembangkan Model-PDPM berdasarkan Kurikulum KTSP ditingkat sekolah menengah pertama menggunakan model Plomp dengan tahapanmenginvestigasi masalah, mendesain model-PDPM, membuat draft model-PDPM,memvalidasi model-PDPM, merevisi model-PDPM, mengujicoba model-PDPM,merevisi model-PDPM, dan Prototipe Final model-PDPM (3) Implimentasirancangan Model-PDPM dan menyusun panduan untuk guru dan siswa dalamupaya mengembangkan kemampuan berpikir logis dan sikap positif siswa ditingkat sekolah menengah pertama dan (4) Menghasilkan Grounded Theoryterkait/ berdasarkan ketekunan pengamatan, pengecekan jawaban hasil tes,kecukupan referensial dan penelusuran teori dan pengalaman lapangan.Subyekpenelitian ini adalah siswa-siswi SMP Kelas VIII Negeri dan Swasta di SumateraUtara yang diambil secara acak proporsional yaitu SMPN 27, SMPN 35, MTsn 2dan SMP Swasta Karya Bunda. Hasil penelitian ditemukan ada lima levelpenalaran proporsional beserta karakteristiknya, yaitu level kualitatif, aditif, pramultiplikatif,multiplikatif implisit, dan multiplikatif. Masing-masing level diisioleh minimal dua siswa. Level hitungan tidak terpola ada 2 siswa, level Algoritmaproporsi tanpa dasar konseptual ada 5 siswa, level Aditif ada 2 siswa, level Pramultiplikatif ada 2 siswa, level Multiplikatif Implisit ada 2 siswa, dan level Multiplikatif ada 4 siswa. Dibandingkan dengan level yang dikemukakan Piaget, temuan penelitian ini menambah satu level, yaitu level pra-multiplikatif. Selain itu terdapat perbedaan pada karakteristik level aditif dan karakteristik level kualitatif. Dibandingkan dengan level yang dikemukakan Lesh dan Doerr, perbedaan temuan ini terletak pada karakteristik level kualitatif, level aditif, dan level primitif multiplikatif. Untuk lebih jelas, pada tabel berikut dapat dilihat perbedaan karakteristik level penalaran yang menjadi temuan penelitian dengan pelevelan Piaget dan Lesh & Doerr. Rerata skor sikap positif siswa untuk kelompok ModelPDPM cenderung lebih tinggi dari kelompok PB. Komponen kognitif (C) memiliki perbedaan yang paling besar diantara komponen sikap lainnya.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

penelitian

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara Nasional dalam kurikulum, instruksi, pembelajaran, kebijakan, dan persiapan Peneliti dengan tujuan untuk memajukan pengetahuan tentang teori dan praktik pendidikan. Selain artikel asli, jurnal memiliki bagian ...