Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM) dan Pendekatan Konvensional pada materi pokok kalor dan perpindahan di SMP Santo Petrus Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Santo Petrus terdiri atas 3 kelas yang berjumlah 135 orang dan sampel dalam penelitian ini diambil dua kelas yang dipilih secara acak (cluster random sampling), yaitu kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan Pendekatan STM dan kelas VII-3 sebagai kelas kontrol yang diajar dengan Pendekatan Konvensional yang masing – masing terdiri dari 45 siswa. Hasil uji kemampuan awal diperoleh rata-rata hasil pretes kedua kelas sampel diperoleh thitung < ttabel (0,68 < 1,99), ini berarti kemampuan awal kedua kelas sama. Setelah diberi perlakukan yang berbeda pada masing-masing kelas, kemudian diberi postes. Hasil uji perbedaan rata-rata postes kedua kelas sampel diperoleh thitung > ttabel (3,79 > 1,99), ini berarti ada perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa yang diajar dengan Pendekatan STM dan Pendekatan Konvensional pada materi pokok kalor dan perpindahan di kelas VII semester I SMP Santo Petrus Medan.Kata kunci: Hasil Belajar, Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat, Konvensional, Kalor dan Perpindahan.
Copyrights © 2014