Konsepsi lokal atau pengetahuan lokal dalam pembangunan seringkali dikesampingkan. Oleh karena itu tidak adanya perhatian terhadap konsepsi lokal sering menyebabkan kegagalan suatu program. Program pemberian ASI Esklusif dari pemerintah bergesekan dengan pola pemberian ASI yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsepsi lokal tentang pemberian ASI di Desa Kendaga. Penelitian terhadap ibu-ibu di Desa Kendaga Kecamatan Banjarmangu memperlihatkan suatu temuan yang menarik dari sudut Antropologi. Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan perilaku pemberian ASI khususnya ASI Esklusif belum berhasil maksimal karena masyarakat memiliki pengalaman yang berlainan dengan pola pikir pemerintah. Hasil penelitian ini menunjukkan perilaku pemberian ASI di masyarakat masih berlaku sejumlah anjuran dan larangan yang dipertahankan antar generasi. Beberapa anjuran dan larangan tersebut sejalan namun ada pula yang bertentangan dengan konsep kesehatan saat ini. Perbedaan persepsi antara masyarakat dan pemerintah menjadi titik tolak untuk melihat program pemberian ASI khususnya ASI Esklusif belum maksimal di masyarakat. Kajian ini menjadi temuan menarik bagi pembawa program untuk meluruskan konsep di masyarakat agar selaras dengan perkembangan dunia kesehatan saat ini.
Copyrights © 2017