Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah model pembelajaran yang memberikan prestasi belajar matematika yang paling baik antara siswa yang diajar dengan menggunakan MM atau TSTS ditinjau dari kecerdasan emosional siswa (EQ). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 2x3. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa MTS Negeri kelas VIII di Kabupaten Ngawi pada tahun pelajaran 2021-2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, angket dan tes prestasi belajar matematika. Teknik analisis data menggunakan anava dua jalan dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan MM sama baik dengan TSTS (2) Prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai EQ tinggi sama baik dengan sedang dan siswa yang mempunyai EQ tinggi lebih baik dari siswa yang mempunyai EQ rendah (3) Pada setiap model pembelajaran, siswa yang mempunyai EQ tinggi menghasilkan prestasi belajar sama baik dengan sedang, dan siswa yang mempunyai EQ tinggi menghasilkan prestasi belajar lebih baik dari yang rendah. (4) Pada setiap kategori EQ, model MM menghasilkan prestasi belajar yang sama baik dengan TSTS.
Copyrights © 2022