Buah dan sayur diperlukan tubuh sebagai sumber vitamin, mineral dan serat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Asupan buah dan sayur yang cukup, secara epidemiologis dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit tidak menular. Remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak ke dewasa yang membentuk pola perilaku, khususnya konsumsi makanan yang dapat mempengaruhi kesehatan di masa mendatang. Menurut Studi Diet Total 2014, konsumsi buah dan sayur pada remaja sebesar 45,8 gram/hari dan 25,2 gram/hari yang mana jumlah tersebut masih dibawah rekomendasi WHO. Pengetahuan gizi berpengaruh terhadap pemilihan makanan. Remaja dengan pengetahuan gizi yang baik akan menyadari pentingnya manfaat buah dan sayur bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi seimbang dengan konsumsi buah dan sayur pada remaja. Jenis penelitian menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa putra dan putri kelas IX SMP Negeri 8 Kota Semarang, kemudian dilakukan perhitungan menggunakan rumus dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 156 siswa. Data pengetahuan gizi seimbang diperoleh dengan kuesioner pengetahuan gizi seimbang meliputi pertanyaan tentang pilar gizi seimbang dan pesan umum gizi seimbang, data mengenai konsumsi buah dan sayur diperoleh dengan formulir semi quantitative food frequency. Analisis data menggunakan SPSS dan diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan gizi seimbang dengan konsumsi buah dan sayur pada remaja yang merupakan siswa kelas IX SMP Negeri 8 Kota Semarang. Hasil tersebut menandakan bahwa semakin baik pengetahuan gizi seseorang maka asupan buah dan sayurnya juga tercukupi.
Copyrights © 2022