Membentuk budaya unggul di lingkungan Universitas Saburai , merupakan suatu kemutlakan untuk mempertahankan eksistensi dan kemajuan-kemajuan di kemudian hari. Komunikasi untuk dapat dikatakan efektif jika dapat menimbulkan dampak yaitu: (a) kognitif, yakni meningkatnya pengetahuan komunikan; (b) Afektif, yaitu perubahan pandangan komunikan, karena hatinya tergerak akibat komunikasi; dan (c) Behavioral yaitu perubahan perilaku atau tindakan yang terjadi pada komunikan.Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dilakukan dengan menggunakan analisis tabel sedangkan analisis kuantitatif dilakukan berdasarkan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada responden, kemudian hasil jawaban responden dihitung dengan rumus regresi linear berganda.Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diketahui bahwa pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap efektivitas komunikasi Fisipol Universitas Saburai. Sikap berpengaruh signifikan terhadap efektivitas komunikasi mahasiswa Fisipol Universitas Saburai. Perilaku berpengaruh signifikan terhadap efektivitas komunikasi mahasiswa Fisipol Universitas Saburai.Pengetahuan, sikap dan perilaku berpengaruh signifikan terhadap efektivitas komunikasi mahasiswa Fisipol Universitas Saburai. Besarnya pengaruh tersebut menunjukkan bahwa kontribusi variabel pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap efektivitas komunikasi adalah positif artinya jika pengetahuan, sikap dan perilaku ditingkatkan menjadi semakin baik maka akan meningkatkan efektivitas komunikasi dan sebaliknya jika terjadi penurunan faktor pengetahuan, sikap dan perilaku maka akan terjadi penurunan efektivitas komunikasi mahaswa Fisipol Universitas Saburai.kata kunci: pengetahuan, sikap, perilaku, efektivitas komunikasi
Copyrights © 2016