Salah satu dampak yang terjadi apabila suhu tidak sesuai dengan spesifikasi saat penghamparan adalah ikatan antar agregat dengan aspal tidak akan maksimal sehingga bisa mengakibatkan aspal cepat rusak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh suhu pada penghamparan lasbutag menggunakan Lawele Granular Asphalt dan modifier AC/Solar dengan metode campur dingin hampar panas terhadap nilai karakteristik Marshall. Dalam penelitian ini penentuan komposisi agregat dilakukan dengan cara trial and error. Variasi suhu penghamparan yang digunakan yaitu 80ºC, 90ºC, 100ºC, dan 110ºC. Pada masing-masing suhu dibuat 3 sampel. Kadar bitumen dalam campuran 6,5% dan total persentase modifier 3% dengan komposisi modifier 65%:35%. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pengaruh suhu penghamparan sangat mempengaruhi nilai karakteristik Marshall. Dimana nilai stabilitas yang memenuhi spesifikasi terdapat pada suhu 100°C dan 110°C. nilai (VIM) dan (VMA) yang memenuhi spesifikasi terdapat pada suhu 80°C dan 90°C, sedangkan nilai (MQ) yang memenuhi spesifikasi terdapat pada suhu 80°C, 100°C, dan 110°C. Dan untuk nilai flow, density, dan (VFA) semua memenuhi spesfikasi pada ke-4 variasi suhu penghamparan. Adapun hasil dari penelitian ini belum bisa diterapkan pada pekerjaan perkerasan jalan dikarenakan beberapa nilai Marshall yang tidak memenuhi spesifikasi.
Copyrights © 2022