Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besarnya tingkat kehilangan air dan kebocoran PDAM Kota Baubau (Tirta Semerbak) di Zona I (Kecamatan Betoambari, Murhum, Batupoaro). Penelitian survei meliputi data akurasi meter, tekanan, dan pola pemakaian air di Zona I. Penelitian survei dilakukan selama 30 hari pada tanggal 27 November sampai tanggal 7 Desember 2021 dan dari hasil penelitian dapat ditentukan bahwa berdasarkan besarnya tingkat kehilangan air yakni 13,41% per bulannya, dengan kerugian sebesar Rp 47.024.102.50 /bulan atau Rp 1.567.470.08 /hari. Jika dilihat dari neraca air sebelum progam pengendalian NRW, nilai Infrastructure Leakage Indeks (ILI) didapat 2,10 dan tekanan 0,93 atm termasuk dengan golongan A, dimana nilai tersebut berada pada range 2 – 4 maka didapat nilai kebocoran 48,2 liter/sambungan/hari. Sesuai peninjauan di lapangan, faktor-faktor penyebab terjadinya kehilangan air yaitu pada jaringan distribusi dan meteran air pelanggan yang tidak akurat sebanyak 7 dari 102 sampel meteran air pelanggan di Zona 1 PDAM Kota Baubau.
Copyrights © 2022