Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan)
Vol. 2 No. 3 (2014)

KETAHANAN BEBERAPA GALUR DAN VARIETAS PADI (Oryza Sativa L.) TERHADAP SERANGAN VIRUS TUNGRO

Samsul Huda Asrori (Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya)
Tutung Hadiastono (Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya)
Mintarto Martosudiro (Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
05 Sep 2014

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan dari masing-masing 5 galur  (P90, P39, P61, D dan 25A) dan 7 varietas padi (Sembada, Long Ping, Ciherang, Devgen, Hipa8, Inpari13 dan IR64) terhadap serangan virus tungro. Penelitian ini dilakukan di Rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya - Malang. Perlakuan percobaan merupakan lima galur padi (P90, P39, P61, D dan 25A) dan tujuh varietas padi (Sembada, Long Ping, Ciherang, Devgen, Hipa8, Inpari13 dan IR64), percobaan diulang tiga kali yang masing-masing diinfeksi virus tungro dengan menggunakan vektor wereng hijau yang sudah membawa virus tungro. Variabel pengamatan meliputi intensitas kerusakan, masa inkubasi, tinggi tanaman dan jumlah daun. Data hasil pengamatan dievaluasi untuk menentukan kriteria ketahanan dengan metode Castillo dkk, 1978 (dalam Heroetadji, 1983). Hasil perhitungan katagori ketahanan menunjukkan bahwa dari lima galur dan tujuh varietas padi terdapat satu varietas yang mempunyai kriteria ketahanan katagori Tahan (R) yaitu varietas Inpari13 dengan intensitas serangan terendah 20,74%, masa inkubasi paling lama 16 hari setelah inokulasi, tinggi tanaman 46,67cm dan jumlah daun 8,67 helai, satu galur yang menunjukkan katagori ketahanan Peka (S) yaitu galur P90 dengan intensitas kerusakan tertinggi 41,73%.   Kata kunci: Tungro, Padi, Uji Ketahanan.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jhpt

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan (Jurnal HPT) memuat naskah artikel yang berkaitan dengan hama dan penyakit tumbuhan, termasuk karakterisasi, deteksi, identifikasi, fisiologi, biokimia, ekologi, epidemiologi, biologi molekuler hama dan patogen tumbuhan, serta pengendaliannya secara kimia dan ...