ABSTRAK Aplikasi insektisida karbofuran dalam tanah secara terus menerus menimbulkan residu yang berdampak negatif pada manusia, organisme non target dan mikroorganisme. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi residu insektisida adalah bioremediasi menggunakan agen berupa mikroorganisme seperti  jamur pelapuk putih yang telah umum digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi jamur pelapuk putih dalam bioremediasi insektisida karbofuran. Penelitian dilakukan dengan cara mengukur pertumbuhan jamur pelapuk putih (JPP) dan degradasi kandungan insektisida karbofuran. Hasil penelitian menunjukkan dua isolat jamur pelapuk putih (JPP1 dan JPP2) mampu tumbuh dalam media yang mengandung insektisida karbofuran denga konsentrasi 100 – 400 gr/L. Kedua isolat JPP tersebut dapat mendegradasi kandungan dari insektisida karbofuran sebanyak 6 – 22 %. Dapat disimpulkan bahwa kedua isolat JPP berpotensi sebagai agen bioremediasi insektisida karbofuran. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kemampuan kedua isolat JPP dalam mendegradasi bahan aktif dalam insektisida karbofuran.  Kata Kunci: Insektisida Karbofuran, Jamur pelapuk putih, Bioremediasi
Copyrights © 2015