Hipertensi merupakan penyakit tidak menular namun degeneratif dan kronik ditandai dengan meningkatnya tekanan darah arteri lebih dari 140/90 mmHg yang berkelanjutan. Angka kejadian hipertensi di Indonesia mengalami peningkatan disetiap tahunnya. Hipertensi dapat memicu timbulnya kerusakan organ lain seperti stroke, retinopati, gagal ginjal, dan penyakit kardiovaskular. Hipertensi merupakan penyakit kronik yang mengindikasikan perlunya pengobatan secara berkelanjutan yang tidak menimbulkan efek samping. Salah satu penanganan yang tidak menimbulkan efek samping yaitu dengan terapi herbal daun salam. Penerapan inovasi ini ditujukan untuk melihat keberpengaruhan dari terapi rebusan daun salam pada penurunan tekanan darah Tn. D yang menderita hipertensi di wilayah Kerja Puskesmas Pancatengah. Hasil penelitian menunjukan sebelum dilakukan terapi rebusan daun salam tekanan darah Tn.D 160/90 mmHg setelah selama 7 hari dilakukan terapi daun salam 2 kali satu hari, tekanan darah Tn.D menjadi 140/80 mmHg. Kesimpulannya terdapat pengaruh yang signifikan dari terapi rebusan daun salam pada penurunan tekanan darah penderita hipertensi. Diharapkan terapi pemberian rebusan daun salam ini dapat diaplikasikan untuk penanganan non-farmakologis yang tanpa menimbulkan efek samping pada penderita hipertensi.
Copyrights © 2022