Rekayasa nilai adalah suatu cara pendekatan yang kreatif dan terencana dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan mengefisienkan biaya-biaya yang tidak perlu. Metode yang digunakan terdiri dari 4 tahap rencana kerja rekayasa nilai, yaitu tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa dan tahap rekomendasi. Ada tiga item pekerjaan yang memiliki biaya tidak diperlukan paling besar yaitu pekerjaan struktur, pekerjaan atap, dan pekerjaan dinding. Untuk pekerjaan struktur diperoleh penghematan LCC sebesar Rp.47.939.750 atau 38%. Untuk pekerjaan atap diperoleh penghematan LCC sebesar Rp.12.384.968 atau 26%. Untuk pekerjaan dinding diperoleh penghematan LCC sebesar Rp.6.123.654 atau 14%.
Copyrights © 2016