Berdasarkan observasi awal yang telah dilakukan penulis di SMK Negeri 2 Kerinci, diperoleh keterangan bahwa selama proses belajar mengajar matematika, aktivitas siswa dalam belajar sangat kurang sehingga nilai ketuntasan belajar belum tercapai secara optimal, yang terlihat dari nilai rata-rata siswa antara 55,00-58,13. Hal ini berarti masih ada siswa yang memperoleh nilai dibawah KKM yaitu 65. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar matematika siswa menggunakan strategi pembelajaran Peer Lessons dengan hasil belajar siswa yang menggunakan strategi pembelajaran Indeks Card Match di Kelas XI SMK Negeri 2 Kerinci Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 2 Kerinci Tahun Pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari 5 (lima) kelas yang berjumlah 93 orang. Berdasarkan hasil tes kelas XI semester 1 SMK Negeri 2 Kerinci ternyata populasi mempunyai varians yang homogen dan mempunyai kesamaan rata-rata. Selanjutnya dari ke empat kelas akan diambil dua kelas sebagai sampel, penarikan sampel menggunakan teknik random sampling, sehingga yang menjadi kelas eksperimen I adalah kelas XI Perikanan berjumlah 14 orang, yang menggunakan strategi pembelajaran Peer Lessons dan kelas eksperimen II adalah kelas XI Pertanian yang berjumlah 15 orang menggunakan strategi pembelajaran Indeks Card Match. Data pada penelitian ini diambil dari nilai tes yang penulis berikan pada kedua kelas sampel setelah eksperimen berlangsung. Untuk pengujian hipotesis digunakan rumus t-tes. Dari hasil analisis diperoleh thitung = 2,54 dan ttabel = 1,70. Karena thitung > ttabel hipotesis yang diajukan diterima dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa menggunakan strategi pembelajaran Peer Lessons lebih tinggi dari hasil belajar matematika siswa yang menggunakan strategi pembelajaran Indeks Card Match di Kelas XI SMK Negeri 2 Kerinci Tahun Pelajaran 2019/2020 pada tingkat kepercayaan 95%.
Copyrights © 2020