Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode blended learning pada perkuliahan matematika terapan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara serta dokumen Ujian Akhir Semester (UAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkuliahan dengan metode blended learning belum berjalan secara maksimal dikarenakan jaringan yang belum merata serta sarana dan prasarana yang dimiliki dosen serta mahasiswa belum memadai. Selain itu, berdasarkan uji perbedaan dua rata-rata diperoleh hasil bahwa perkuliahan dengan metode blended learning tidak berbeda secara signifikan dibandingkan dengan perkuliahan tatap muka.
Copyrights © 2021