Tarumanagara Medical Journal
Vol. 2 No. 1 (2020): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL

Analisis jumlah leukosit, lama gejala dan suhu tubuh sebagai prediktor lamanya operasi pada kasus apendisitis akut

Siti Fathekhatul Khairiyyah (Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara)
Peter Ian Limas (Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
15 May 2020

Abstract

Apendisitis adalah inflamasi pada apendiks; patologinya dimulai dari mukosa kemudian melibatkan seluruh lapisan dinding apendiks dalam waktu 24 - 48 jam.  Apendisitis  akut merupakan salah satu keadaan darurat bedah tersering. Gejalanya adalah nyeri daerah epigastrik atau bagian bawah umbilicus, demam dan pada pemeriksaan darah ditemukan lekositosis. Jika diagnosis tidak ditegakkan segera, maka dapat timbul komplikasi yang menyebabkan penanganan dan durasi pada saat tindakan operasi akan lebih sulit dan lebih lama. Tujuan dari studi ini untuk  menganalisis  jumlah  leukosit, lama  gejala, dan suhu tubuh sebagai prediktor lamanya operasi pada pasien apendisitis akut. Studi potong lintang dengan menggunakan data rekam medik pasien post operasi apendisitis di Rumah Sakit Sumber Waras pada bulan Januari - November 2017. Jumlah responden sebanyak 82 orang diambil dengan cara consecutive sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi- square. Didapatkan tidak terdapat hubungan bermakna antara leukosit (p=0,799), lama gejala (p=0,908), dan suhu tubuh (p=0,096) terhadap durasi operasi.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

tmj

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Tarumangara Medical Journal adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Tarumangara Medical Journal berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine ...