Perbankan yang sehat selalu di dukung dari kuatnya permodalan, kinerja perbankan yang baik berdampak pada bertambahnya tingkat kepercayaan dari para nasabah dan masyarakat dan tentunya bertambah optimalnya laba yang dihasilkan. Di Indonesia terdapat 2 jenis bank yaitu Bank Konvensional dan Bank Syariah. Persaingan adalah hal penting di dalam dunia perbankan, setiap bank baik Bank Konvensional maupun Bank Syriah berlomba untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pada nasabahnya dengan harapan untuk merangkul lebih banyak lagi nasabah dalam menanamkan dananya dalam bentuk persaingan dalam perebutan sumberdaya produktif seperti penyaluran kredit, tabungan dan juga deposito yang merupakan sember utama perndapatan perbankan. Peneltian ini menggunakan metode RGED (Risk Profil, GCG, Earning dan Capital). Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif kompraratif dengan analisis data bersifat kuantitatif statistik, merumuskan penelitian kedalam tingkat kesehatan perbankan umum syariah dan perbankan umum konvensional dalam kurun waktu 2 tahun yaitu 2019 dan 2020 (sebelum dan setelah penyebaran covid-19) menggunakan metode RGEC dengan objek perbankan umum syariah dan perbankan umum konvensional. Hasil yang didapatkan bahwa perbankan umum konvensional lebih unggul tingkat kesehatannya yang menunjukkan predikat kesehatan bank tersebut sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia.Kata Kunci : Tingkat Kesehatan Perbankan, Perbank umum syariah dan perbankan umum konvensional, RGED.
Copyrights © 2021