Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui faktor kemampuan pemahaman siswa berdasarkan teori APOS pada pokok bahasan suhu dan kalor. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik non-probability sampling yaitu purposive sampling. Subjek penelitian yaitu 21 siswa kelas VII-D SMP Negeri 278 Jakarta tahun ajaran 2019/2020. Jenis yaitu mixed methods dengan explanatory sequential mixed methods design. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil tes pemahaman siswa berdasarkan teori APOS adalah 53,33% siswa melalui tahap aksi, 33,33% siswa melalui tahap proses, 12,28% siswa melalui tahap objek, 2,85% siswa melalui tahap skema. Faktor yang mempengaruhi pemahaman siswa adalah pemahaman pada soal, cara menghitung perubahan satuan suhu, penggunaan tanda + (plus) dan – (minus) pada suhu, lupa pada rumus yang harus digunakan dan cara penyelesaiannya pada pemuaian, miskonsepsi pada kalor, tidak memahami mekanisme perubahan suhu dan hubungannya dengan kalor serta kurangnya pemahaman pada perubahan suhu, pemuaian dan kalor
Copyrights © 2021