Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran video stop motion berbasis cerita fabel. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian pengembangan dengan model pengembangan Hannafin and Peck. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa video stop motion berbasis cerita fabel sangat layak digunakan jika ditinjau berdasarkan kelayakan materi dengan validitas sebesar 91,67% dan reliabilitas sebesar 90,78%, dan video stop motion berbasis cerita fabel sangat layak digunakan jika ditinjau berdasarkan kelayakan media dengan validitas sebesar 85,00% dan reliabilitas sebesar 88,57%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa video stop motion berbasis cerita fabel sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2020