Prosiding University Research Colloquium
Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KATARAK DI POLIKLINIK MATA RSU PURBOWANGI KEBUMEN

Puspa Dewi Sumiasih (STIKes Muhammadiyah Gombong)
Cahyu Septiwi (Stikes Muhammadiyah Gombong)
Dyah Puji Astuti (Stikes Muhammadiyah Gombong)



Article Info

Publish Date
27 May 2021

Abstract

Latar Belakang : Gangguan penglihatan dan kebutaan adalahpenyebab utama kesalahan refraksi dan katarak tidak dikoreksi.Pravelensi katarak dunia sebanyak 65,2 juta orang dan di Indonesia0,1% per tahun. Faktor penyebab katarak terdiri dari usia, jeniskelamin, riwayat kesehatan, penggunaan obat kortikosteroid, riwayatmerokok, konsumsi alkohol, trauma mata, penyakit mata, sinar UVdan status gizi.Tujuan : Untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinyakatarak di Poliklinik mata RSU Purbowangi Kebumen.Metode Penelitian : Penelitian menggunakan metode korelasionalkuantitatif dan cros sectional. Sampel berjumlah 100 respondendengan tekhnik purposive sample. Teknik analisa data univariat danbivariat melalui uji chi-square dan nilai odds ratio (OR).Hasil : Uji statistic chi-square tingkat kemaknaan 95% menunjukkanada hubungan katarak yang terdiri dari faktor umur (OR=8,145,IK:1,02-64,7), DM (OR=7,188, IK:1,3-39,5), hipertensi (OR=3,8,IK:1,4-9,6), sinar ultraviolet (OR=4,949, IK:1,9-12,5), sedangkanfaktor yang tidak ada hubungan dengan kejadian katarak (pvalue>0,05) terdiri dari faktor jenis kelamin, status pendidikan,pekerjaan, kebiasaan merokok, dan penggunaan obat kortikosteroid.Kesimpulan : Terdapat hubungan antara umur, riwayat DM,hipertensi, dan paparan sinar ultraviolet dengan kejadian katarak.Rekomendasi : Hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor jeniskelamin dan riwayat merokok perlu dikaji lebih dalam, sehingga darifaktor yang sudah diteliti dapat dijadikan acuan pencegahanterjadinya katarak.

Copyrights © 2021