ABSTACTPenelitian ini membahas mengenai sighnifikansi ayat tentang konsep demokrasi di Indonesia dalam QS. Al-Imra>n ayat 159 dengan melalui pendekatan pembacaan kontekstual Nas}r Hamid Abu Zayd. Cara kerja pendekatan tersebut yaitu lebih menekankan pada asba>b al-nuzul dengan melihat permasalahan dari sudut pandang yang lebih luas, yaitu dengan leseluruhan konteks sosial-historis (mujmal al-siya>q al-tarikh al-ijtima’i) turunnya wahyu. Di sisi lain juga membuat perbedaan antara makna historis (al-dala>la>t al-tarikhiyyat) yang diperoleh dari suatu konteks pada satu sisi serta sighnifikansi (al-maghza) yang di indikasikan oleh makna dalam konteks sosio-historis penafsiran pada sisi yang lain. Karenanya, dengan menggunakan pendekatan ini peneliti mengharapkan dapat mengetahui sighnifikansi mengenai konsep demokrasi dalam ayat tersebut, sebab mengingat bahwa inti daripada ayatnya hanya berbicara mengenai syura, sementara kata demokrasi sendiri tidak disebut secara ekplisit. Pada kesimpulannya, konsep syura yang terdapat dalam ayat tersebut memiki relasi dengan konsep demokrasi, meskipun secara historis ayat tersebut kaitannya erat dengan peristiwa perang badar, tetapi implikasinya terhadap pemerintahan memiliki posisi daan peran yang utama dan terpenting seperti perihal strategi dalam sebuah pemerintahan untuk kemaslahatan umat (musyawarah).Kata Kunci: Sighnifikansi, Konsep Demokrasi, Pembacaan Kontekstual, Nas}r Hamid Abu Zayd.
Copyrights © 2022