Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode pada tuturan guru dan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas VII MTsN 1 Kerinci. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tuturan guru dan siswa dan instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan metode simak. Teknik pengumpulan data adalah teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, ditemukan 110 data alih kode intern dan 14 data alih kode ekstern. Kedua, penyebab alih kode yang sering ditemukan adalah karena faktor pendengar atau lawan tutur, sedangkan penyebab alih kode yang sedikit muncul disebabkan oleh faktor perubahan situasi karena hadirnya pihak ke tiga. Ketiga, ditemukan sebanyak 96 data jenis campur kode ke dalam, 34 data jenis campur kode ke luar, dan 6 data jenis campur kode campuran. Keempat, faktor penyebab terjadinya campur kode yang paling dominan adalah faktor keinginan untuk menjelaskan dan menafsirkan, sedangkan faktor penyebab terjadinya peristiwa campur kode yang jarang muncul adalah faktor bahasa.
Copyrights © 2022