Pembelajaran jarak jauh yang dilakukan secara daring seharusnya menjadi tanggung jawab orang tua untuk mendampingi anaknya sebagai pengganti guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendampingan orang tua terhadap kesehatan mental siswa sekolah dasar dalam pembelajaran jarak jauh. Metode kualitatif yang dilakukan dengan pendekatan studi kasus, dan dengan partisipan yang berjumlah 10 orang peserta didik siswa kelas V di salah satu Sekolah Dasar di Tulungagung. Siswa tersebut berumur 9-10 tahun. Pengambilan sample dilakukan dengan purposif sampling dan data analisis data dilakukan secara deskriptif. Pada penelitian ini menggunakan dua teknik pengumpulan data yaitu kuesioner dan wawancara. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendampingan orang tua berpengaruh terhadap kesehatan mental siswa sekolah dasar dalam pembelajaran jarak jauh. Namun ditemukan banyak faktor yang menjadi penghambat dalam pendampigan orang tua salah satu faktor utama penghambat adalah kesibukan orang tua dan kesiapan orang tua sebagai pengganti guru. Selama pembelajaran jarak jauh berlangsung anak merasa jenuh akibat pembelajaran yang terkesan monoton dan anak berkemungkinan besar mengalami kecanduan handphone.
Copyrights © 2022