Gangguan jiwa dipengaruhi oleh dua faktor penyebab yaitu faktor predisposisi dan faktor presipitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pendapat keluarga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tentang penyebab gangguan jiwa dan pengobatannya pada masyarakat Melayu di Kepulauan Meranti. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif pada 30 responden menggunakan teknik total sampling, dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil analisis uji univariat mayoritas responden berusia 17-25 tahun (remaja akhir) (26,7%), mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (80%), mayoritas responden berpendidikan SMA (36,7%), mayoritas responden bekerja sebagai IRT (46,7%), faktor predisposisi genetik mayoritas responden tidak ada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa (86,7%), mayoritas responden memiliki gangguan psikososial penolakan (28,9%), mayoritas responden memiliki riwayat pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan berupa kekerasan fisik (23,5%), berdasarkan jenis pengobatannya sebagian besar responden melakukan pengobatan informal (63,3%). Faktor predisposisi ODGJ disebabkan oleh biologis, psikologis dan sosial budaya, sedangkan pengobatan yang sering digunakan yaitu melakukan pengobatan informal (dukun dan ustad).
Copyrights © 2022