Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media animasi terhadap penguasaan konsep sistem sirkulasi pada siswa kelas sebelas IPA SMA di Kota Garut. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen, pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI IPA satu sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA dua sebagai kelas kontrol yang diambil secara acak kelas. Instrumen yang digunakan sebagai alat pengumpul data berupa test soal objektif pilihan ganda (multiple choice) untuk mengetahui perbedaan penguasaan konsep yang menggunakan media animasi dan media gambar. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa penguasaan konsep menunjukkan perbedaan kemampuan yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen yang menggunakan media animasi rata-rata pre-test nya (40,50) dan rata-rata post-test nya (80,66). Adapun hasil belajar pada kelas kontrol yang menggunakan media gambar rata-rata pre-test nya (41,00) dan rata-rata post- test nya (72,00). Berdasarkan hasil analisis data terlihat perbedaan peningkatan rata-rata penguasan konsep antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen terjadi peningkatan rata-rata sebesar 40,16, sedangkan kelompok kontrol terjadi peningkatan sebesar 31,00. Hasil perhitungan uji Mann Whitney diperoleh nilai Signifikansi (0,000 < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pengaruh penggunaan media animasi terhadap penguasaan konsep sistem sirkulasi pada siswa SMA kelas sebelas.Keywords: Media Animasi, sistem Sirkulasi, dan penguasaan Konsep
Copyrights © 2021