Berdasarkan Kepmen 1827 pada kampiran II No 17 Ayat (i) tentang Pengelolaan air tambang yang berbunyi fasilitas penampungan air tambang, serta fasilitas pengendapan memiliki kapasitas sekurang- kurangnya 1,25 kali volume air tambang pada curah hujan tertinggi selama 84 jam. Sehingga diperkirakan menyebabkan peningkatan volume air yang masuk ke sump pit B521 pada bulan basah sebesar 56,08% dan pada bulan kering sebesar 51,38%. Air yang berada di sump pit dipompakan menuju settling pond 10, untuk kondisi aktual settling pond 10 sudah beberapa kali meluap ke permukaan dikarenakan adanya perbedaan debit air yang masuk lebih besar dibandingkan debit air yang keluar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui langkah-langkah pengeringan sump pit B521 berdasarkan aktual dan Kepmen 1827, mengetahui target pengeringan berdasarkan aktual dan Kepmen 1827, menentukan rancangan settling pond 10 yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu waktu yang dibutuhkan untuk pengeringan pada bulan basah selama 80 hari dan pada bulan kering selama 97 hari. Berdasarkan volume air yang masuk ke settling pond 10 sebesar 34.279,2 m³/hari sehingga rekomendasi untuk settling pond 10 dibuthkan luasan sebesar 5.713,2 m², panjang 104 m, lebar 55 m, lebar tiap kompartemen 13 m, lebar bawah tiap kompartemen 9,5 m, lebar penyekat 6 m, dengan jumlah 8 kompartemen.
Copyrights © 2020