Pasien DM beresiko terjadi kerusakan pada pembuluh darah. Ulkus diabetik merupakan salah satu gangguan pada ekstermitas bawah dari komplikasi makrovaskuler yang dapat berakhir dengan amputasi. Perawatan luka dan latihan range of motion (ROM) ekstermitas bawah mampu menyembuhkan ulkus diabetik. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi perawatan luka dan latihan range of motion (ROM) ekstermitas bawah untuk penyembuhan ulkus diabetik pada pasien diabetes mellitus. Studi kasus ini menggunakan desain studi deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Subyek studi kasus adalah pasien DM yang terdapat ulkus diabetik. Subjek studi didapatkan melalui tehnik purposive sampling. Hasil studi kasus menunjukan pengaruh tindakan perawatan luka dan ROM terhadap proses granulasi luka ulkus diabetikum. Hasil observasi ulkus diabetikum menunjukkan penurunan skor dari 32 pada hari pertama menjadi 27 pada observasi hari kedua. Pada hari ketiga pengukuran diketahui skor 20 turun menjadi 18 pada observasi hari berikutnya. Berdasarkan hasil studi kasus ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kombinasi tindakan perawatan luka dan latihan range of motion (ROM) ekstermitas bawah terhadap penyembuhan ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus.
Copyrights © 2022