Kecemasan merupakan perasaan yang tidak jelas disertai dengan perasaan, ketidakpastina, ketidakberdayaan, ketidaknyamanan dan Ketika diri merasa ketidakamanan. Kecemasan ini adalah masalah Kesehatan mental yang paling umum terjadi pada lansia. Kecemasan pada lansia adalah ditandai dengan gangguan tidur, penarikan diri dan perilaku mengisolasi, dan perilaku kompulsif lainya. Penanganan kecemasan salah satunya bisa diatasi dengan menggunakan Teknik non farmakologi yaitu dengan non farmakologi salah satunya yaitu dengan menggunakan terapi relaksasi otot progresif. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan skala kecemasan. Studi kasus ini menggunakan metode deskritif studi dengan pendekatan proses keperawatan menggambarkan pengelolaan kasus dalam mengaplikasikan pemberian terapi relaksasi otot progresif pada pasien kecemasan yang berjumlah 3 responden yang diperoleh dari pre test yang sesuai dengan kriteria inklusi. Kecemasan yang dirasakan diukur menggunakan HARS-A(Hamilton Rating Scale For Anxiety). Hasil studi kasus pada ketiga responden dengan kecemasan setelah dilakukan terapi relaksasi otot progresif selama 2 minggu dengan 4x pertemuan dan lama waktu yang digunakan 15-20 menit terjadi penurunan skala kecemasan dari sebelum dilakukan terapi hasil yang ditemukan adalah kecemasan sedang dengan nilai rata-rata 26 dan setelah dilakukan relaksasi otot progresif kecemasan dapat menurun menjadi kecemasan ringan dengan nilai rata-rata 15. Terapi relaksasi otot ptogresif menjadi salah satu terapi komplementer yang efektif untuk menurunkan kecemasan pada lansia.
Copyrights © 2022