Dalam sebuah interaksi pembelajaran, tentu diharapkan memunculkan sebuah keakraban antara guru dan siswa. Lewat keakraban ini, maka informasi atau materi yang akan disampaikan dapat tersalurkan dengan baik. Salah satu cara untuk membantu mengakrabkan interaksi keduanya adalah dengan penggunaan variasi bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kembali informasi yang sudah ditemukan dengan mengaitkan variasi bahasa dengan aspek yang lebih konkret yaitu, keakraban dalam interaksi pembelajaran. Tujuan umunya dari penelitian ini untuk mengetahui variasi bahasa seperti apa yang digunakan di SD Negeri 3 Sidareja, kemudian mengetahui kondisi keakraban selama pembelajaran, dan hal-hal lain yang berkenaan dengan variasi bahasa. Subjeknya adalah guru dan siswa di SD Negeri 3 Sidareja. Data diperoleh dengan pengamatan langsung proses pembelajaran dan wawancara dengan pihak guru. Metode penelitiannya berupa metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik yang berkaitan dengan aspek- aspek sosial di masyarakat. Hasil penelitian ini adalah ada beberapa variasi bahasa yang digunakan dalam pembelajaran di SD Negeri 3 Sidareja, seperti bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa gaul. Ketiganya digunakan berdasarkan situasi tertentu dan ada pola tersendiri yang menunjukkan bahwa variasi bahasa ini menjadi kendali keakraban di antara guru dan siswa saat pembelajaran.
Copyrights © 2022