Kebutuhan akan alat transportasi yang efektif, efisien, dan aman menjadi sangat mutlak diperlukan oleh konsumen. Kapal laut merupakan salah satu jenis transoprtasi laut yang sering digunakan oleh masyarakat untuk melakukan kegiatan perjalanan dan bepergian. Kabupaten Buru adalah salah satu kabupaten pada Provinsi Maluku yang letak pulaunya berbeda dengan kota Ambon yakni ± 161,4 km. Untuk dapat menghubungkan kedua pulau tersebut, hanya dapat ditempuh dengan transportasi laut dan udara. Terdapat 3 alat transportasi laut yang dapat digunakan oleh konsumen yakni (a) Kapal Laut (Kapal Besar/kapal Putih) contohnya ( KMP Sangiang, KMP Dororonda), (b) Kapal Angkutan milik PT ASDP Indonesia, yakni Kapal Ferry, dan (c) Kapal Cepat (kapal berukuran kecil & cepat). Tujuan dari penelitian ini agar dapat memberikan gambaran dan rekomendasi kepada masyarakat dalam melakukan pengambilan keputusan untuk memilih alat transportasi yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data dengan menggunakan metode dan perhitungan AHP maka diperoleh nilai pembobotan tertinggi atau prioritas adalah Kapal Pelni sebesar 36%, Kapal Ferry ASDP dengan bobot 33% dan Kapal Cepat dengan bobot 31%. Adapun kriteria dalam memeprtimbangkan adalah kriteria jumlah armada, harga, waktu tempuh, keamanan, pelayanan dan perfroma.
Copyrights © 2021