Homeostasis: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Dokter
Vol 2, No 3 (2019)

GAMBARAN FAKTOR PROGNOSIS PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA SAMBANG LIHUM

Eka Putri Widyarti (Universitas Lambung Mangkurat)
Sherly Limantara (Universitas Lambung Mangkurat)
Husnul Khatimah (Universitas Lambung Mangkurat)



Article Info

Publish Date
25 Feb 2020

Abstract

Abstract: Schizophrenia is a severe mental disorder. This study aims to describe the prognostic factors in schizophrenic patients at Sambang Lihum Mental Hospital. The method used is descriptive. The number of samples is 103 people using purposive sampling technique. Data were obtained from medical records, interviews, DAI-10 questionnaires, and patient assessment response to family support questionnaires. Data analysis using frequency distribution. The result showed that majority of respondents were men (76%), elementary education (43%), unemployed (72%), unmarried (83%), age of onset in early adults (33%), hadn’t family history (83%), duration of untreated psychosis less than 1 month (41%), had trigger factors (52%), duration of illness for 1-4 years (37%), moderate family support (54 %),  relapse (66%), adhered to treatment (87%), didn’t have a prepsychotic personality (83%), and undifferentiated schizophrenia (47%). The conclusion of this study is that most schizophrenic patients at Sambang Lihum Mental Hospital have a poor prognosis factor (62%). Keywords: schizophrenia, prognostic factors Abstrak: Skizofrenia termasuk dalam gangguan mental yang berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor prognosis pada pasien skizofrenia di RSJ Sambang Lihum. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 103 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data didapat dari rekam medis, wawancara, kuesioner DAI-10, dan kuesioner respon penilaian pasien terhadap dukungan keluarga. Analisis data dilakukan dengan menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden adalah laki-laki (76%), pendidikan SD (43%), tidak bekerja (72%), tidak menikah (83%), usia onset pada dewasa awal (33%), tidak memiliki riwayat keluarga (83%), durasi psikosis yang tidak diobati kurang dari 1 bulan (41%), memiliki faktor pencetus (52%), durasi sakit 1-4 tahun (37%), dukungan keluarga sedang (54%), pernah relaps (66%), patuh terhadap pengobatan (87%), tidak memiliki kepribadian prepsikotik (83%), dan tipe skizofrenia tak terinci (47%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar pasien skizofrenia di RSJ Sambang Lihum memiliki faktor prognosis yang buruk (62%). Kata-kata kunci: skizofrenia, faktor prognosis.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

hms

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Homeostasis adalah jurnal yang berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian yang memiliki fokus dan ruang lingkup di bidang kedokteran dan kesehatan. Tulisan-tulisan yang dimuat bisa dalam bentuk Original Research, Literature Review, ataupun Laporan Kasus. Homeostasis terbit tiga kali setahun ...