Penelitian ini bertujuan untuk membahas transformasi gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam penerapan kurikulum Merdeka Belajar. Metode kulitatif dengan teknik analisis komparatif deskriptif sebagai metode yang digunakan dalam kajian penelitian. Objek penelitian ini ialah gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan membandingkan sebelum dan sesudah diterapkannya kurikulum Merdeka Belajar. Hasil dalam penelitian ini memperlihatkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah sebelum diterapkannya kurikulum Merdeka Belajar lebih berorientasi administratif dan manajerial. Hal ini seperti yang termaktub dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 1990 tentang Pendidikan Dasar menyatakan bahwa “Kepala sekolah bertanggung jawab akan penyelenggaraan pemeliharaan dan pendayagunaan sarana prasarana sekolah, penguatan tenaga kependidikan dan juga kegiatan pendidikan”. Sedangkan setelah diterapkannya kurikulum Merdeka Belajar, kepala sekolah dituntut untuk dapat memotivasi guru, murid, dan orang tua dalam melaksanakan kebijakan merdeka belajar. Peran kepala sekolah menjadi sangat penting seperti pemimpin perusahaan yang menjadi poros dan acuan bagi seluruh karyawannya. Untuk itulah, dapat disimpulkan bahwa dalam penerapan Merdeka Belajar, kepala sekolah kemudian bertransformasi layaknya seorang chief executive officer (CEO) sebuah perusahaan
Copyrights © 2022