Sebagian besar penduduk Indonesia menjadikan padi yang diolah menjadi nasi sebagai makanan pokoknya. Salah satu proses yang memiliki peranan penting dalam produksi padi menjadi beras adalah proses pengeringan. Pengeringan padi selama ini dilakukan dengan mengandalkan panas matahari karena dirasa cukup menghemat biaya produksi. Akan tetapi, permasalahan cuaca yang tidak menentu seringkali dapat mengakibatkan kerugian bagi para petani. Misalnya saja yang terjadi di Desa Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan, berdasarkan observasi yang peneliti lakukan salah satu kendala pengeringan padi selama ini adalah dikala cuaca yang sangat tidak menentu seperti hujan secara tiba-tiba dapat menyebabkan kondisi padi menjadi kembali basah. Berdasarkan permasalahan di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang bertujuan menerapkan teknologi dalam sistem kontrol penutup otomatis dalam pengeringan padi. Penelitian ini diharapkan dapat memudahkan petani dalam melakukan kontrol pengeringan padi. Teknologi yang akan dirancang menggunakan sensor dan microkontroler yang ditanamakan pengetahuan yang bersumber dari model Nave Bayes berbasis machine learning.
Copyrights © 2022