Sebagai agen demokrasi, partai politik mempunyai tugas yang tidak ringan. Penyaluran aspirasi konsituen dan merubahnya menjadi kebijakna public yang bertanggung jawab menjadi tugas utama para pemegang kekuasaan. Selain itu tugas yang tak akalah penting yang harus diemban oleh partai politik yaitu melakukan kaderisasi setelah melalui rekruitmen politik. Kaderisasi di partai politik manapun merupakan urat nadi bagi sebuah partai politik, karena system kaderisasi adalah sebuah proses yang sangat penting untuk dilakukan menjaga kesinambungan kepemimpinan dari satu generasi ke generasi lain. Untuk memperoleh hasil regenerasi yang baik, maka dibutuhkan proses kaderisasi yang sistematis dan penanganan yang khusu. Setiap partai politik memiliki pola rekrutmen yang berbeda dimana pola perekrutan anggota partai disesuaikan dengan sistem politik yang dianutnya. Dalam melakukan perekrutan calon anggota legislative DPD partai Golkar Sumatera Utara menggunakan system rekrutmen terbuka, yaitu dengan menyediakan dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga Negara untuk ikut bersaing dalam proses penyeleksian calon anggota legislatif dari partai Golkar provinsi Sumatera Utara.Penelitian ini menggunakan perspektif pendekatan kualitatif. Fokus penelitian ini adalah strategi rekrutmen kader dan penetapan calon legislatif terhadap kinerja Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Sumatera Utara. Informan adalah orang yang dimanfaatkan untuk memberikan informasi tentang situasi dan latar penelitian. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pertimbangan yang diambil DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara dalam memilih dan menentukan calon anggota legislatif tahun 2014 adalah faktor ketokohan yang memiliki basis massa yang banyak dengan harapan akan mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk meraih dukungan suara dari masyarakat.
Copyrights © 2021