Penelitian ini dilatarbelakangi dengan menitik beratkan pada bahasa sebagai objek formalnya, titik fokus penelitian ini terdapat pada gangguan berbahasa berbicara gagap dalam komunikasi pada remaja usia 17 tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa penyebab gangguan berbahasa bicara gagap dan bagaimana psikologi dari mental kepercayaan dirinya yang memiliki gangguan berbahasa bicara gagap. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif dengan memperoleh data melalui metode wawancara kepada remaja yang mengidap gangguan gagap serta mewawancarai keluarga dan teman-teman dari remaja tersebut. Dengan objek penelitian yang berfokus pada komunikasi tuturan oleh seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun yang mengalami gangguan berbicara gagap. Hasil dari penelitian ini bahwa gangguan berbicara gagap bisa disebabkan oleh beberapa faktor, diantarnya faktor kondisi suasana saat bicara, faktor genetik, faktor yang disebabkan oleh obat-obatan tertentu yang dikonsumsi secara jangka panjang, dan faktor pada gangguan syaraf yang terlibat dalam kemampuan berbicara (neurogenik). Pengidap gangguan berbicara gagap akan tetap tampil dengan percaya diri apabila adanya dorongan yang positif serta dukungan dari keluarga dan teman sejawatnya yang dapat menerima kondisi dari pengidap gangguan berbicara gagap, sehingga mentalnya terjaga tetap sehat, dapat terus bersosialisasi, bermasyarakat, bergaul dengan temannya tanpa takut adanya pengucilan. Dengan demikian dimana pun tempat dan kapanpun waktunya remaja yang mengidap gangguan berbicara gagap ini akan tetap tampil apa adanya dengan percaya diri.Kata kunci: Gangguan Berbicara, Bahasa, Gagap.
Copyrights © 2022