JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
Vol 7, No 3 (2022)

Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Materi Personal Data in a Form dengan Metode TGT( Team Games Tournament) pada Siswa Kelas VII. A SMPN 1 Praya Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022

Sahir Sahir (Guru Bahasa Inggris SMPN 1 Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah)



Article Info

Publish Date
24 Sep 2022

Abstract

Berbagai dampak negatif dalam menggunakan metode kerja kelmpok tersebut seharusnya bisa dihindari jika saja guru mau meluangkan lebih banyak waktu dan perhatian dalam mempersiapkan dan menyusun metode kerja kelompok. Yang diperkanalkan dalam metode pembelajaran cooperative learning bukan sekedar kerja kelompok, melainkan pada penstrukturannya. Jadi, sistem pengajaran cooperative learning bisa didefinisikan sebagai kerja/belajar kelompok yang terstruktur. Yang termasuk di dalam struktur ini ada lima unsur pokok (Johnson & Johnson, 2003), yaitu saling ketergantungan positif, tanggung jawab individual, interaksi personal, keahlian bekerja sama, dan proses kelompok. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a)  Bagaimanakah Meningkatkan Hasil Belajar  Bahasa Inggris  Materi Write Personal Data in a Form dengan  Metode TGT ( Team Games Tournament)  pada Siswa Kelas VII.A SMPN  1 Praya Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022”? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar  Bahasa Inggris  Materi Write Personal Data in a Form dengan  Metode TGT ( Team Games Tournament)  pada Siswa Kelas VII.A SMPN 1 Praya Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022” Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII.A SMPN  1 Praya Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 29 orang yang terdiri dari 15 siswa laki – laki dan 14 siswa perempuan. Dari   analis hasil belajar didapatkan bahwa Pada siklus I pembelajaran kooperatif model TGT diperoleh nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah  66,2  dan ketuntasan belajar mencapai 44,8% atau 13 siswa  dari 29 siswa sudah tuntas belajar tuntas sebanyak 10 siswa atau 34,48 % . Pada siklus II diperoleh nilai rata-rata tes formatif sebesar 75,37   dari  29 siswa yang telah tuntas sebanyak 28 siswa atau persentase ketuntasan sebesar  96,5 % dan 1 siswa belum mencapai ketuntasan belajar atau 3,5 %. Maka secara klasikal ketuntasan belajar yang telah tercapai sebesar 96,5% (termasuk kategori tuntas). Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model TGT dapat berpengaruh positif terhadap hasil belajar Siswa kelas VII.A SMPN  1 Praya Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022 serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran Bahasa Inggris.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JUPE

Publisher

Subject

Education

Description

The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature ...