Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan mikroba antagonis untuk
mengendalikan penyakit layu bakteri pada tanaman kentang di lapangan. Penelitian ini
dilaksanakan di lahan kentang Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga,
pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2012. Mikroba antagonis yang digunakan diisolasi dari
pertanaman kentang dan telah diuji di rumah kaca yaitu dengan Bacillus sp B2, B4, dan
Pseudomonas P19, P21. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat
disimpulkan bahwa Pseudomonas P19 mampu mengendalikan penyakit layu bakteri pada
tanaman kentang, dengan mampu menunda masa inkubasi 78,95%, menekan intensitas penyakit
51,57%, menurunkan populasi pathogen akhir 99,74%, serta mengimbas ketahanan tanaman
dengan meningkatkan kandungan saponin, tannin, dan glikosida. Akan tetapi, belum mampu
meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kentang.
Copyrights © 2012