Penelitian ini dilatar belakangi banyaknya siswa kelas XII yang memiliki kesulitan dalam merencakan karir ditandai dengan kebingungan setelah lulus apakah akan bekerja atau melanjutkan kuliah, lalu jurusan apa yang akan mereka ambil, dan belum memahami terkait dunia kerja dan kompetensi yang dimilikinya. Hal ini juga dapat memicu siswa cenderung memilih karir secara asal tidak sesuai kemampuannya karena rendahnya self efficacy siswa. Perencanaan karir yang cenderung asal ini akan menyebabkan kegagalan siswa dalam dunia pendidikan lanjutan ataupun dunia kerja. Mereka akan mudah mengalami putus asa karena apa yang mereka kerjakan tidak sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.Metode penelitian ini adalah kuantitatif korelasional, dengan teknik analisis korelasi product moment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA N 1 Moga yang berjumlah 120 siswa. Sampel yang digunakan terdiri dari 91 siswa yang diambil melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala psikologis self efficacy dan perencanaan karir. Hasil Berdasarkan tabel uji hipotesis sampel test nilai Sig.(2-Tailed) 0,000 < 0,05 taraf signifikan 5%. Atas dasar perhitungan data tersebut maka hipotesis yang berbunyi “terdapat hubungan antara self efficacy dan perencanaan karir siswa SMA Negeri 1 Moga Kabupaten Pemalang†diterima kebenarannya pada taraf signifikansi 5%.
Copyrights © 2022