Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Behaviour dengan Teknik Positive ReinforcementTerhadap Kontrol Diri Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Ungaran Tahun 2014/2015 Ningsih, Fitri Widya; Fitriana, Siti; -, Ismah
EMPATI Vol 2, No 2/ Oktober (2015): EMPATI
Publisher : EMPATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya siswa memiliki kontrol diri.Rendahnya kontrol diri seperti mudah kehilangan kendali, mudah frustasi, mudah meluapkan ekspresi emosi secara meledak-ledak, atau tidak efektif dalam menjalankan aktivitas karena emosi yang tidak terkontrol. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apakah Layanan konseling kelompok behaviour dengan teknik positive reinforcement berpengaruh Untuk Mengatasi Kontrol diri rendah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Ungaran Tahun Pelajaran 2014/2015?Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh layanan konseling kelompok behaviour dengan teknik positive reinforcement untuk meningkatkan kontrol diri siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ungaran Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Ungaran dengan jumlah 250 siswa.Sampel yang diambil adalah 20 siswa kelas VIII dengan menggunakan teknik Purposive Sampling.Data dalam penelitian ini diperoleh melalui instrumen penelitian skala psikologis kontrol diri siswa dengan empat alternatif jawaban.Desain penelitian yang digunakan adalah Pretest – Postest Control Group Design. Berdasarkan analisis data penelitian setelah mendapatkan perlakuan layanan konseling kelompok behaviour dengan teknik positive reinforcement, menunjukkan ada pengaruh dan signifikan dengan diberikannya layanan konseling kelompok behaviour dengan teknik positive reinforcement untuk mengatasi kontrol diri. Dari perhitungan Signt Test Wilcoxon diperoleh = 55 selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel pada taraf signifikan 5% dengan = 8, maka > .Dengan demikian berarti (Ha) diterima dan (Ho) ditolak sehingga penelitian ini dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok behaviour dengan teknik positive reinforcement berpengaruh untuk mengatasi kontrol diri rendah siswa SMP Negeri 1 Ungaran.   Kata Kunci :LayananKonseling Kelompok Behaviour Teknik Positive Reinforcement, Kontrol Diri Siswa
PERSIAPAN KARIR MANTAN ANAK JALANAN DI PANTI PELAYANAN SOSIAL ANAK “MANDIRI” KOTA SEMARANG Mahartini Mahartini; Heri Saptadi Ismanto; Ismah Ismah
QUANTA Vol 3, No 3 (2019): VOLUME 3 NUMBER 3, SEPTEMBER 2019
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.956 KB) | DOI: 10.22460/q.v3i3p64-71.1402

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh anak jalanan yang memilih hidup di jalanan, di Semarang banyak anak-anak yang hidup di jalanan karena faktor ekonomi sehingga anak putus sekolah yang mengakibatkan anak   memilih hidup di jalanan, anak-anak di jalan melakukan banyak aktivitas seperti mengamen,mengemis, dan lainnya. Dari usia mereka yang masih remaja seharusnya mereka masih berada di sekolah untuk penunjang karir dimasa depan, diperlukan tindakan yang berkesinambungan dalam rangka memberi wadah untuk anak jalanan dalam mengembangkan potensi dan memperluaskan ilmu pengetahuan dalam konteks karir, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persiapan karir mantan anak jalanan di Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri.            Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studideskriptif.Subjek penelitian terdiri dari tiga PM (penerima manfaat) dari berbagai kelas keterampilan, tiga guru keterampilan, dan 1 ibu wisma yang menjadi Ibu dari ketiga subjek di Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri Kota Semarang.            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima tujuan yang mempengaruhi persiapan karir anak jalanan di Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri. Hasil ini dibuktikan dari hasil analisis observasi dan wawancara yang dilakukan pada ketiga subjek dan dapat disimpulkan bahwa persiapan karir ditinjau dari tujuan karir berbeda satu sama lain. PM (penerima manfaat) dengan tujuan karir yang sudah terencana dan mampu mempersiapkan karirnya dimasa depan dibandingkan PM (penerima manfaat) dengan belum mempersiapkan karir dimasa depannya.            Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan untuk guru keterampilan sebagai intruktur melalui kegiatan keterampilan anak lebih diperhatikan dan lebih diberi dukungan serta dijadwalkan untuk kelas keterampilan agar anak lebih siap untuk menyusun persiapan karir dimasa depan.
Sosialisasi Bahaya Kecanduan Gadget Dini Rakhmawati; Ismah Ismah; Farikha Wahyu Lestari
Altruis: Journal of Community Services Vol. 1 No. 3 (2020): Altruis
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/altruis.v1i3.12926

Abstract

Di era milenial ini, anak-anak lahir dan tumbuh ditengah-tengah perkembangan digital yang pesat. Penggunaan internet pada anak usia dini dipengaruhi oleh kebijakan dan peran orang tua dalam menggunakannya. Kemudian, dampak positif dan negatif akan sejalan dengan peran orang tua. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak-anak di era saat ini sudah sangat akrab dengan internet. Hal tersebut semestinya menjadi peluang bagi orang tua untuk memanfaatkan internet sepositif mungkin untuk mengoptimalkan perkembangan dan membentuk karakter anak. Namun, masih banyak orang tua yang belum menyadari tentang bahaya kecanduan gadget dengan membebaskan anak menggunakan gadget tanpa pengawasan atau untuk hiburan semata. Ini menjadi keprihatinan karena sejatinya pencegahan terhadap hal-hal yang merugikan anak-anak harus melibatkan orangtua maupun masyarakat.
Pengaruh Bimbingan Klasikal Dengan Teknik Johari Window Untuk Meningkatkan Keterbukaan Diri Dalam Komunikasi Antar Teman Sebaya Pada Siswa Kelas XII SMA Negeri 2 Rembang Harnanda Nisrina Rosida; Siti Fitriana; Ismah Ismah
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol 14 No 2 (2019): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.439 KB) | DOI: 10.33084/pedagogik.v14i2.1039

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh kurangnya keterbukaan diri dalam komunikasi antar teman sebaya. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan klasikal dengan teknik Johari Window untuk meningkatkan keterbukaan diri dalam komunikasi antar teman sebaya pada siswa kelas XII SMA Negeri 2 Rembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimental design dengan desain pretest- posttest (one group prettest-posttest). Hasil analisis dengan menggunakan Uji-t. Uji validitas instrument penelitian menggunakan rumus Product Moment dan dilanjutkan uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha. Hasil uji validitas instrumen diperoleh butir instrumen yang valid 37 butir dan 3 butir tidak valid digugurkan dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,940. Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelah mendapatkan perlakuan bimbingan klasikal dengan teknik Johari Window, menunjukkan adanya perkembangan keterbukaan diri dalam komunikasi antar teman sebaya. Dari hasil pengujian hipotesis menggunakan rumus t-test diperoleh thitung > ttabel (2.103 > 2,042) dengan taraf signifikansi 5% (0,05) yang berarti bahwa ada pengaruh bimbingan klasikal dengan teknik Johari Window untuk meningkatkan keterbukaan diri dalam komunikasi antar teman sebaya pada siswa kelas XII SMA Negeri 2 Rembang.
Persiapan Karir Mantan Anak Jalanan Di Panti Pelayanan Sosial Anak “Mandiri” Kota Semarang Mahartini Mahartini; Heri Saptadi Ismanto; Ismah Ismah
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol 15 No 1 (2020): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.298 KB) | DOI: 10.33084/pedagogik.v15i1.1283

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh anak jalanan yang memilih hidup di jalanan, di Semarang banyak anak-anak yang hidup di jalanan karena faktor ekonomi sehingga anak putus sekolah yang mengakibatkan anak memilih hidup di jalanan, anak-anak di jalan melakukan banyak aktivitas seperti mengamen,mengemis, dan lainnya. Dari usia mereka yang masih remaja seharusnya mereka masih berada di sekolah untuk penunjang karir dimasa depan, diperlukan tindakan yang berkesinambungan dalam rangka memberi wadah untuk anak jalanan dalam mengembangkan potensi dan memperluaskan ilmu pengetahuan dalam konteks karir, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persiapan karir mantan anak jalanan di Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studideskriptif.Subjek penelitian terdiri dari tiga PM (penerima manfaat) dari berbagai kelas keterampilan, tiga guru keterampilan, dan 1 ibu wisma yang menjadi Ibu dari ketiga subjek di Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri Kota Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima tujuan yang mempengaruhi persiapan karir anak jalanan di Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri. Hasil ini dibuktikan dari hasil analisis observasi dan wawancara yang dilakukan pada ketiga subjek dan dapat disimpulkan bahwa persiapan karir ditinjau dari tujuan karir berbeda satu sama lain. PM (penerima manfaat) dengan tujuan karir yang sudah terencana dan mampu mempersiapkan karirnya dimasa depan dibandingkan PM (penerima manfaat) dengan belum mempersiapkan karir dimasa depannya.
Hubungan Konsep Diri Dengan Pemilihan Studi Lanjut Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Jepara Tahun Pelajaran 2021/2022 Navi Tri Aprilia; Yovitha Juliejantiningsih; Ismah Ismah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.903 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5712

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh siswa yang belum memahami konsep diri serta kebingungan dalam memilih studi lanjut. Hal tersebut terjadi karena siswa belum mengetahui kelebihan, kelemahan yang dimiliki, belum mengetahui potensi diri, mengalami kebingungan dalam memilih studi lanjut, siswa kurang memahami jurusan-jurusan yang nantinya dipilih serta belum mengetahui macam-macam jurusan studi lanjut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan pemilihan studi lanjut siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jepara Tahun Pelajaran 2021/2022. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jepara tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 282 siswa dan jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 152 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Peneliti menggunakan metode pengumpulan data dengan skala likert yang disebarkan kepada responden melalui google form. Hasil uji korelasi Product Moment diperoleh nilai r hitung sebesar 0,708 sedangkan nilai r tabel 0,159. Hal ini berarti r hitung 0,708 ? r tabel 0,159. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara konsep diri dengan pemilihan studi lanjut siswa kelas IX SMP Negeri 1 Jepara Tahun Pelajaran 2021/2022. Kata Kunci: Konsep diri, pemilihan studi lanjut
Teknik Desensitisasi Sistematik Melalui Cyber Counseling Untuk Mengurangi Kecemasan Siswa Menghadapi Ulangan Agnesya Putri Wijaya; Heri Saptadi; Ismah Ismah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.823 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6311

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi masalah yang terdapat di SMA Negeri 11 Semarang sebagai berikut: (a) siswa mengalami kecemasan pada saat akan menghadapi ulangan, (b) siswa khawatir jika nanti nilai ujiannya mendapatkan hasil yang kurang memuaskan, (d) siswa memerlukan layanan yang tepat untuk mengatasi kecemasan pada saat akan menghadapi ulangan. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini yaitu, untuk mengetahui apakah ada pengaruh konseling kelompok dengan pendekatan teknik desensitisasi sistematik mampu mengatasi kecemasan siswa menghadapi Ulangan di SMA Negeri 11 Semarang Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk True Eksperiment Pre-test Post-test Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 11 Semarang, yaitu kelas X IPS yang digunakan untuk try out. Sampel diambil dari hasil pretest jumlah sampel sebanyak 36 siswa di kelas X IPS dengan menggunakan purposive sampling. Data penelitian ini diperoleh melalui IKMS, wawancara, observasi dan skala Likert. Validitas instrumen menggunakan rumus Product Moment. Reliabilitas instrumen skala Likert menggunakan rumus Alpha. Hasil pengujian perhitungan uji paired t test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,000<0,05, dan hasil analisis statistik non parametrik dengan menggunakan teknik analisis sign test wilcoxon yang diberi simbol dalam tabel persiapan untuk hitung t diperoleh hasil t hitung = 8,014, dengan taraf signifikan 5% (0,05) sebesar 2,145, dengan db = (n1+n2)-2 db = 8+8-2 = 14, karena jumlah thitung > ttabel yakni 8,014 > 2,145dapat diartikan bahwa ada pengaruh konseling kelompok denganpendekatan teknik desensitisasi sistematik dapat mengatasi kecemasan siswa menghadapi Ulangan di SMA Negeri 11 Semarang Saran yang dapat peneliti sampaikan hendaknya guru pembimbing di sekolah memberikan layanan lebih lanjutan berkenaan dengan mengatasi kecemasan pada siswa.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Modelling Terhadap Disiplin Belajar pada Siswa Kelas VIII SMP N 2 Guntur Nova Ristiani; Heri Saptadi Ismanto; Ismah Ismah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.761 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6359

Abstract

penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMP N 2 Guntur. Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperiment Control Design. Sampel dalam penelitian berjumlah 24 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok eksperimen 12 siswa dan kelompok kontrol 12 siswa. Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti di SMP N 2 Guntur yang dimulai dari tahap pengumpulan data, treatment atau pemberian layanan, dan analisis data dengan rumus t-tes maka diperoleh hasil thitung sebesar dan ttabel db N-2 = 10 sebesar 2,23 dengan taraf signifikan 0,05 (5%). Karena thitung 3,245 > ttabel 2,23 maka dapat disimpulkan bahwa, “ada pengaruh Layanan bimbingan kelompok dengan teknik modelling dalam meningkatkan disiplin belajar siswa kelas VIIl SMP N 2 Guntur”. Saran yang dapat disampaikan hendaknya guru sebagai acuan dalam memberikan layanan bimbingan kelompok pada siswa dalam rangka meningkatkan disiplin belajar di lingkungan sekolah. Sehingga siswa akan terfasilitasi dan mengubah pola fikir siswa tentang bimbingan konseling di sekolah.
HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 MOGA KABUPATEN PEMALANG Marsantiya Dwi Ayu Putri; Yovitha Yuliejantiningsih; Ismah Ismah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v6i2.3463

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi banyaknya siswa kelas XII yang memiliki kesulitan dalam merencakan karir ditandai dengan kebingungan setelah lulus apakah akan bekerja atau melanjutkan kuliah, lalu jurusan apa yang akan mereka ambil, dan belum memahami terkait dunia kerja dan kompetensi yang dimilikinya. Hal ini juga dapat memicu siswa cenderung memilih karir secara asal tidak sesuai kemampuannya karena rendahnya self efficacy siswa. Perencanaan karir yang cenderung asal ini akan menyebabkan kegagalan siswa dalam dunia pendidikan lanjutan ataupun dunia kerja. Mereka akan mudah mengalami putus asa karena apa yang mereka kerjakan tidak sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.Metode penelitian ini adalah kuantitatif korelasional, dengan teknik analisis korelasi product moment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA N 1 Moga yang berjumlah 120 siswa. Sampel yang digunakan terdiri dari 91 siswa yang diambil melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala psikologis self efficacy dan perencanaan karir. Hasil Berdasarkan tabel uji hipotesis sampel test nilai Sig.(2-Tailed) 0,000 < 0,05 taraf signifikan 5%. Atas dasar perhitungan data tersebut maka hipotesis yang berbunyi “terdapat hubungan antara self efficacy  dan perencanaan karir siswa SMA Negeri 1 Moga Kabupaten Pemalang” diterima kebenarannya pada taraf signifikansi 5%.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN PERILAKU MENYONTEK PADA SISWA KELAS VII SMP MA’ARIF NU 2 BUMIJAWA Riski Yanti; Dini Rakhmawati; Ismah Ismah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v6i2.3474

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dan perilaku menyontek pada siswa kelas VII SMP Ma’arif NU 2 Bumijawa Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode ex-post facto. Populasi data penelitian ini sejumlah 61 siswa, meliputi kelas VII A dan VII B. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh (sampling sensus) yaitu dengan mengambil semua jumlah populasi untuk dijadikan sebagai penelitian. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah skala konsep diri dan skala perilaku menyontek. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Ada hubungan yang negatif dan signifikan antara konsep diri dengan perilaku menyontek. Hal ini berarti semakin tinggi  konsep diri maka semakin rendah perilaku menyontek, begitu pula sebaliknya semakin rendah konsep diri maka akan semakin tinggi  perilaku menyontek. (2) Hasil uji koefesien determinasi (R2) sebesar 0,300. Nilai tersebut berarti 30% perubahan variabel perilaku menyontek (Y) dapat diterangkan oleh konsep diri (X), sedangkan 70% dijelaskan oleh variabel yang lain.(3) Tingkat perilaku menyontek dan konsep diri tergolong dalam kategori rendah dengan hasil presentasi 38% dan 41%. (4) Uji linieritas dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antara variabel konsep diri dan perilaku menyontek. Berdasarkan uji linieritas antara konsep diri dan perilaku menyontek diperoleh nilai signifikansi yaitu sebesar  0,914. Dengan nilai sig.deviation from linierity > 0,05, dalam dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linier antara konsep diri dan perilaku menyontek.Â