ABSTRAK : Usia dini merupakan masa yang tepat memberikan stimulus pengenalann membaca permulaan. Membaca permulaan pada masa ini disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini dan masa perkembangan yang sedang dihadapinya. Kegiatan mendongeng merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan dan dirancang sesuai tahapan perkembangannya. Kegiatan mendongeng merupakan cara yang tepat untuk mengenalkan membaca permulaan yang menyenangkan dan penuh imajinasi. Penelitian dilakukan berdasarkan observasi awal di salah satu PAUD wilayah Kota Bekasi. Observasi awal tersebut menunjukkan bahwa dari 10 anak terdapat 5 orang anak masih dalam kemampuan belum berkembang, 3 orang anak berkembang sesuai harapan dan 1 orang berkembang sangat baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses peningkatan membaca permulaan yang dilakukan melalui kegiatan mendongeng pada anak usia dini dan untuk mengetahui hasil peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui mendongeng. Manfaat penelitian adalah untuk memberikan gambaran bahwa peningkatan membaca permulaan dapat dilakukan orangtua dan guru melalui mendongeng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Tindakan dengan model Tindakan Kemmis dan Taggar. Tahapan penelitian melalui empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses tindakan dilakukan sebanyak dua siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Ketercapaian keberhasilan tindakan membaca permulaan dicapai pada siklus 2 dengan berkembang sangat baik sebanyak 80%. Kesimpulan penelitian adalah kegiatan mendongeng dapat meningkatkan membaca permulaan anak usia dini. Penelitian tentang membaca permulaan dapat dilakukan dengan metode lainnya seperti bermain peran, pengenalan simbol, penggunaan media pembelajaran. Kata Kunci : Membaca permulaan, mendongeng, anak usia dini.
Copyrights © 2022