Peningkatan aktivitas masyarakat seperti berkebun dan wisata di daerah Desa Tarumajaya telah mengakibatkan penurunan kualitas perairan di Situ Cisanti. Untuk melakukan perbaikan, diperlukan data dan informasi mengenai kelimpahan dan keanekaragaman zooplankton dalam menentukan suatu rantai makanan dan indikator pencemaran suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi secara kuantitatif mengenai nilai kelimpahan dan keanekaragaman zooplankton di Situ Cisanti, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Belt Transek. Stasiun penelitian dibagi atas tiga stasiun yaitu hulu (inlet), tengah, dan hilir (outlet) dengan titik pengambilan sampel sebanyak tiga kali pada setiap stasiun. Pengambilan sampel penelitian dilakukan pada pagi sampai siang hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelimpahan zooplankton berkisar antara 1.000-28.000 ind/m3. Komposisi taksa zooplankton yang tercuplik adalah kelas Crustacea yang terdiri dari lima genus, Cilliata yang terdiri dari satu genus dan Monogononta yang terdiri dua genus. Indeks keanekaragaman (H’) zooplankton berkisar antara 1,244-1,537, kisaran nilai indeks keanekaragaman (H’) zooplankton menunjukkan bahwa perairan Situ Cisanti memiliki keanekaragaman jenis sedang dan memiliki komunitas yang cukup stabil. Perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai kelimpahan dan keanekaragaman plankton di Situ Cisanti agar dapat ditemukan genus-genus zooplankton lainnya dan mendeskripsikan genus zooplankton yang belum terdeskripsi.
Copyrights © 2022