Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Populasi penelitian sebanyak 13 kelas dan sampel sebanyak 3 kelas menggunakan teknik purposive sampling. Masing-masing sampel diberikan model yang berbeda, yaitu kelas VII-A menggunakan model pembelajaran konvensional, VII-B menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan teknik pomodoro dan VII-C menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Instrumen yang digunakan yakni tes uraian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dan angket konsentrasi belajar siswa. Data dianalisis menggunakan uji asumsi klasik dan regresi linear sederhana. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa konsentrasi belajar memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa meskipun diajarkan menggunakan model pembelajaran yang berbeda, hanya saja konsentrasi belajar bukanlah faktor terbesar yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Copyrights © 2022