AbstrakSectio Caesarea merupakan tindakan yang beresiko. Dampak yang ditimbulkan antara lain gangguan fisiologis dan psikologis yang dapat menyebabkan postpartum blues, proses mobilisasi terganggu, dan Post Traumatic Stress Disorder, untuk mengantisipasi dampak tersebut, diperlukan kesiapan ibu dalam menghadapi sectio caesarea, baik dari segi fisik, psikologis dan materil. Salah satu cara untuk mempersiapkan kesiapan ibu adalah dengan adanya dukungan suami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan kesiapan ibu menghadapi sectio caesarea. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 26 responden ibu yang akan melakukan sectio caesarea di Rumah Sakit Aura Syifa Kabupaten Kediri yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan suami dan kuesioner kesiapan ibu menghadapi sectio caesarea yang diisi oleh ibu yang akan melakukan sectio caesarea di RS Aura Syifa Kabupaten Kediri, kemudian data dianalisa menggunakan Chi Square Test didapatkan hasil p value = 0,002. Oleh karena p value < 0,05 maka H0 ditolak, yang artinya terdapat hubungan dukungan suami dengan kesiapan ibu menghadapi sectio caesarea. Dukungan suami merupakan faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kesiapan ibu menghadapi sectio caesarea, hal ini berarti semakin tinggi dukungan suami diharapkan semakin tinggi kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan.Kata kunci : Kesiapan ibu, Dukungan Suami, Sectio Caesarea
Copyrights © 2022