Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan cara untuk mengendalikannya dengan menggunakan metode Six Sigma, dengan mengukur kualitas kadar moisture dan kadar abu. Kadar moisture dan kadar abu merupakan titik vital kualitas yang terdapat dalam tepung terigu, sehingga perlu adanya sistem untuk mengendalikannya. Menganalisis unsur- unsur kritis terhadap kualitas atau biasa disebut sebagai Critical to Quality (CTQ) dari suatu proses, menganalisa kemampuan proses dan bertujuan guna menstabilkannya dengan cara mengurangi atau menghilangkan variansi-variansi pada proses. Langkah mengurangi stigma dan variansi dilakukan secara sistematis dengan mendefinisikan (define), mengukur (measure), menganalisa (analyze), memperbaiki (improve) dan mengendalikan (control) yang kemudian disebut dengan DMAIC.
Copyrights © 2022